Profile Pemateri:

Andhika Harya menekuni berbagai macam usaha bisnis sejak awal kuliah. ia pernah terlibat pada aneka jenis kegiatan bisnis, mulai dari usaha komputer, jasa kontruksi, event wisata, sampai dengan penyelenggaraan event internasional. pengalaman dan aktifitas bisnisnya menjadi semakin tajam ketika pada tahun 2009 mengenal konsep STIFIn sewaktu menjadi murid perdana kek Jamil Azzaini di TFT 1 Jogja.

Andhika selalu memperdalam pengetahuan tentang STIFIn dan aneka konsep pengembangan diri dan training semenjak itu. berdomisili di Solo tidak menghalanginya belajar tentang STIFIn dan pemahaman konsep STIFIn nya telah membawanya menjadi  salah satu pembicara utama Workshop STIFIn di Jakarta sejak awal 2012. akhir 2012 memutuskan untuk berhijrah ke Jakarta agar lebih fokus mengembangkan bisnisnya pada level yang lebih tinggi. tahun 2014 berpartner dengan Farid Poniman untuk mengembangkan STIFIn Institute sampai dengan hari ini.

 

Andhika Dirut Stifin:

Assalaamu’alaikum wr wb

Terima kasih kepada ibu Dewi dan teman2 GEE yang sudah memberikan waktu dan kesempatan kepada saya ya. dari diskusi singkat barusan, sepertinya masih cukup awam dengan makhluk STIFIn ya? hehehe. insya Allah saya akan sampaikan beberapa hal mendasar berkaitan dengan STIFIn dan semoga masih memungkinkan waktunya untuk membahas genetika bisnis ya.

izinkan saya memulai sharing pada malam hari ini dengan beberapa analogi ya bapak-ibu semuanya. Allah menciptakan makhluk di dunia ini dengan berbagai bentuk dan karakternya. Pada hewan, kita dengan mudah membedakan karakternya secara fisik.

Perbedaan bentuk dan karakter hewan.

beda hewan tentu beda karakter dan akan berbeda pula habitatnya.

Nah, kami di STIFIn meyakini bahwa walaupun manusia diciptakan dalam bentuk yang sama secara spesiesnya namun sebenernya memiliki karakter yang berbeda, yang tentunya juga memiliki karakter dan habitat yang berbeda pula. namun berbeda dengan hewan yang dengan mudah dibedakan secara fisik, manusia secara fisik sama antara satu dengan yang lain.

Berkaitan dengan perbedaan antar manusia, tentu kita pernah mengalami beberapa fenomena berikut ini :

– perbedaan cara dan gaya belajar. ada yang baru bisa belajar jika suasana hening dan tenang, namun ada juga yang sebaliknya. kehilangan konsentrasi jika tidak ada bebunyian ataupun suara TV/radio yang menemani proses belajar kita

– perbedaan sensitifitas terhadap gurauan atau candaan. ada yang super sensitif alias baperan (dibecandain sedikit sudah sangat marah bahkan sampai dimasukin ke dalam hati), ada juga yang sudah di “hajar” alias di bully dan diejek habis2an pun cuma senyum2 simpul saja.

– perbedaan gaya bisnis. sama2 jualan baju. ada yang fokus kepada margin alias ga akan tertarik closing transasksi  kalo untungnya tidak signifikan alias harus berjuta2 dalam sekali transaksi namun ada pula yang sangat telaten dan super rajin sampai untung 100-200 rupiah pun dikejar, dan berbagai perbedaan karakter yang lain.

Perbedaan karakter ini jika tidak kita pelajari dan tidak kita pahami tentu akan bermuara kepada miskomunikasi yang bisa berujung sangat fatal dalam kehidupan kita. kalo dalam konteks bahasan kita pada malam ini sebagai komunitas bisnis, akan bermuara pada tidak deal nya sebuah transaksi, miskomunikasi ketika sedang menjalankan sebuah transaksi, bahkan boleh jadi sampai pada pecah kongsinya sebuah kerjasama bisnis. tentu kita tidak ingin hal tersebut terjadi kan? maka inilah pentingnya kita mengenal karakter manusia.

Seiring dengan perkembangan peradaban, manusia sudah memiliki berbagai macam cara untuk saling mengenal kepribadian manusia. mulai dari menghubungkan dengan fenomena alam, susunan bintang di angkasa, kejadian2 pada hari tersebut, sampai dengan hari ini manusia sudah menggunakan berbagai macam teori,  teknologi dan upaya yang sangat ilmiah. STIFIn adalah salah satu ikhtiar untuk mengenal karakter manusia. STIFIn membagi dan menggolongan karakter manusia menjadi 5 tipe yaitu

  1. Sensing
  2. Thinking
  3. Intuiting
  4. Feeling
  5. Insting.

Dimana huruf depan dari kelima tipe tersebut yang menyusun kata S, T, I, F, dan In.

Konsep STIFIn merujuk kepada teori fungsi dasar Carl Gustav Jung, yang digabungkan dengan Teori triune brain Paul MacLean, dan  teori belahan otak oleh Ned Hermann. kemudian ketiga teori tersebut disintesa dan disempurnakan oleh pak Farid Poniman, yang dari namanya sudah terlihat kalo beliau adalah orang Indonesia. Tepatnya keturunan Madura. hehehe.

Berikut 5 tipe STIFIn dengan penjelasan singkatnya

Pak Farid Poniman kemudian mengembangkan teori STIFIn ini dengan melengkapinya dengan aplikasi dalam kehidupan kita sehari2, dimana salah satunya yang akan kita bahas pada malam ini adalah aplikasi konsep STIFIn dalam dunia bisnis.

Aplikasi teori STIFIn dalam kehidupan sehari2 tentu akan banyak sekali, meliputi berbagai aspek dalam kehidupan. mulai dari aspek pribadi seperti perjodohan, komunikasi pasutri, dll sampai dengan aspek komunikasi dalam tim seperti konsep kepemimpinan, pengelolaan tim, manajemen sumber daya manusia, dan aspek2 lain.

Prinsip dasar aplikasi konsep STIFIn dalam kehidupan kita adalah untuk memudahkan hidup kita dan sekaligus mensyukuri anugerah Allah yang sudah ditanamkan dalam setiap diri kita.

Prinsip bersyukur adalah mengakui dan menggunakan dengan segenap kemampuan terbaik apa yang sudah diberikan kepada kita. misalnya : jika sahabat saya memberikan jam tangan kesayangannya kepada saya, maka jika saya mengucapkan dan menunjukkan rasa senang dari ekspresi dan lisan saya, itu barulah sebatas berterima kasih. ketika sahabat saya bertemu lagi dengan saya setahun kemudian dan mendapati bahwa jam tangan pemberiannya hanya teronggok berdebu di salah satu lemari saya, maka kemudian patut dipertanyakan : apakah saya benar2 menghargai pemberiannya? lain halnya jika setahun kemudian sahabat saya bertemu saya dan melihat jam tangan pemberiannya masih melingkar di pergelangan tangan saya, berfungsi dengan baik sebagai penunjuk waktu. nah, demikian juga dengan karakter kita. sudahkah kita mensyukuri karakter dan kelebihan kita ataukah kita baru sekedar berterima kasih kepada Nya?

STIFIn meyakini bahwa tipe karakter tersebut sudah tercetak sejak kita lahir dan tidak akan pernah berubah sepanjang hidup kita. STIFIn juga meyakini bahwa karakter tersebut adalah anugerah Allah yang sudah ditanamkan dalam diri kita sebagai sarana untuk menjalankan tugas-Nya kepada kita di dunia yaitu  sebagai penebar manfaat seluas mungkin kepada alam dan seisinya.

STIFIn meyakini bahwa karakter manusia pada dasarnya terbentuk dari belahan otak yang dominan dan lapisan otak yang lebih aktif. maka kemudian STIFIn menyusun sebuah alat tes yang menganalisa pola sidik jari seseorang untuk kemudian menjawab 2 pertanyaan dasar.

Pada diri seseorang tersebut :

1. belahan otak mana yang lebih aktif atau lebih sering digunakan?

2. pada belahan otak tersebut, lapisan manakah yang lebih aktif?

Dari 2 pertanyaan tersebut, STIFIn kemudian mampu menyajikan jutaan informasi berkaitan dengan karakter dan potensi genetiknya. Nah, setelah seseorang mengetahui karakter dan potensi genetiknya, maka seyogyanyalah dia menjalani hidupnya sesuai dengan anugerah Allah tersebut dengan sebaik2nya. tidak hanya sebaik2nya untuk kepentingannya sendiri semata namun juga memanfaatkannya seluas2nya untuk kebermanfaatan bersama dan kemaslahatan umat.

Sesuai dengan judul, maka malam ini saya akan batasi pada pembahasan berjudul “Genetika Bisnis” yang saya ambil dari materi Workshop STIFIn level 2 tematik STIFIn Bisnis.

Beberapa prinsip dari STIFIn Bisnis adalah sbb :

Dari sisi pelakunya :

– bisnis adalah turunan dari profesi

– bisnis adalah cerminan besar (amplifying) dari ownernya

– karena owner punya mesin kecerdasan (MK), maka bisnis sebaiknya selaras dengan MK

Dari sisi bisnisnya :

– hakekat dasar bisnis adalah mencari keuntungan finansial

– keuntungan finansial itulah yang nantinya mendekatkan kita kepada-Nya

Dari penjelasan awal ini, sebenernya pembahasan genetika bisnis ini sebaiknya dikhususkan untuk orang-orang  yang berprofesi sebagai pebisnis., yang jika disesuaikan dengan definisi profesi menurut STIFIn Profession :

– Yang secara sadar memilih pebisnis sebagai pilihan perannya

– Terpanggil untuk sepanjang hayatnya berbisnis

– Sumber penghidupannya datang dari bisnisnya

Dengan kata lain : yang iseng-iseng jualan, yang bisnis masih jadi sambilan, atau masih galau profesi memang masih agak kurang cocok menyimak bahasan tentang genetika bisnis. hehehehe. tapi gpp lah ya. Saya bahas secara umum dulu, mana tahu malah ada yang tertarik menjadikan pebisnis sebagai profesinya. (atau malah jadinya ketakutan n ga berani pilih pebisnis sebagai profesinya. hehehehe).

4 ciri bisnis berdasarkan konsep STIFIn Bisnis :

1. Menghasilkan profit

2. Punya sistem

3. Mensejahterakan banyak orang

4. Memiliki nilai tambah

Yang tadi saya sampaikan adalah hal2 mendasar berkaitan dengan bisnis. perlu saya sampaikan bahwa dalam konsep STIFIn, selain adanya Mesin Kecerdasan atau MK juga ada Personaliti Genetik atau PG. PG adalah MK yang sudah dikendalikan oleh drive introvert atau ekstrovert. pelaksanaan tes STIFIn adalah upaya untuk mengetahui Personaliti Genetik atau PG Anda.

11 hal2 penting dalam bisnis :

1. Mengenal diri sendiri

2. Belajar mengatur waktu

3. Memilih info secara selektif

4. Lakukan perjalanan sebanyak anda bisa

5. Mengejar semangat, bukan semata uang

6. Ingat bahwa dunia yang lebih besar ada di balik pintu anda

7. Lenyapkan kata “menyerah” dari kamus hidup anda

8. Perbanyak tabungan budi baik

9. Menjaga kesehatan sebagai bagian dari amal saleh

10. Berilmu, berpengalaman, dan bernyali dengan rumus penggemblengan

11. Mengukur perjalanan dengan kalkulator kesalahan.

 

11 hal tersebut sangat berkaitan dengan mindset atau perilaku pribadi seorang pebisnis. inilah yang disebut sebagai genetika seorang pebisnis. dikombinasikan dengan 4 ciri bisnis, maka pada dasarnya ini adalah bagian pertama dari “genetika bisnis”.

Selanjutnya kita akan masuk kepada pembahasan “rute genetika bisnis” dimana pada bagian ini, kita akan membahas detail per mesin kecerdasan atau bahkan personaliti genetik. namun karena keterbatasan waktu, maka saya tidak akan jelaskan satu persatu tapi lebih kepada gambaran besarnya ya. supaya teman2 semua paling tidak sudah tahu gambaran utuh tentang genetika bisnis. kalo detailnya sih tidak akan tuntas dibahas dalam sehari soalnya. hehehehe. rute genetika bisnis adalah jalur yang perlu ditempuh seseorang agar bisa menjalankan bisnisnya dengan baik.

Rute genetika bisnis :

1. Memahami paradigma bisnis setiap MK

2. Memilih arketype bisnis sesuai PG (level negara)

3. Mengasah kekuatan sesuai PG

4. Memilih habitat bisnis sesuai PG (level kota)

5. Bermain di industri yang sesuai dgn PG

6. Memperkuat karakter bisnis sesuai PG

Rute genetika bisnis tersebut adalah jalur agar bisnis kita berkembang semaksimal mungkin sesuai dengan 4 ciri bisnis pada level tertinggi alias internasional. antara lain :

1. Profitnya guede banget sampe kelas dunia

2. Sistemnya rapi dan mampu mengendalikan bisnis dimanapun dia berada dan berapapun jumlahnya

3. Mensejahterakan jutaan pelanggan dan puluhan ribu karyawan

4. Memiliki brand atau merk yang kuat

Secara sederhana. prinsip STIFIn Bisnis ini kita perlukan agar kita punya bisnis yang sekelas Nike, Adidas, Unilever, dsb DAN dijalankan dengan nyaman dan enjoy.

Walaupun kita belum membahas secara lebih mendetail tentang karakter setiap PG, ijinkan saya menyampaikan contoh detailnya dulu ya. selanjutnya nanti mungkin akan lebih nyaman jika kita perbanyak diskusi saja.

Karakter bisnis sesuai PG :

Si : efisiensi

Se  : peluang

Ti : spesialisasi

Te : efektifitas

Ii : unik & kualitas tinggi

Ie : kreasi assembling

Fi : keyakinan

Fe : nyali

In : kecepatan

Paradigma bisnis artinya adalah sudut pandang dari setiap MK terhadap bisnis itu sendiri. setiap MK memiliki cara pandang terhadap bisnis, dimana penjelasannya sbb :

S : bisnis itu ibarat olahraga. harus banyak bergerak, berkeringat, dan berkompetisi

T : bisnis itu dijalankan dengan penuh kehati-hatian. semuanya terukur dan terencana.

I : bisnis adalah terobosan. berani tampil beda, lain dari yang lain, unik, atau tampil terdepan/yang pertama

F : bisnis adalah kepercayaan. menjaga dan mempertahankan kepercayaan baik dari pelanggan maupun investor.

In : bisnis adalah kecepatan. cepat dalam melayani pelanggan. cepat merespons keluhan, segera eksekusi ide, dll.

Dari contoh diatas bisa kita ambil kesimpulan sbb :

1. Genetika bisnis STIFIn memudahkan seseorang untuk mengenali karakter bisnisnya sekaligus cara pengembangan bisnisnya.

2. Dengan mengenal genetika  bisnisnya maka seseorang akan :

a. FOKUS mengembangkan diri sesuai KEUNGGULANnya

b. TIDAK TERGODA atau BINGUNG ketika ketemu metode atau karakter yang berbeda jalur dengannya

Demikian sharing saya. selanjutnya saya akan berikan kesempatan untuk diskusi saja ya. semoga sedikit dari saya bisa memberikan tambahan wawasan kepada bapak ibu semuanya. mohon maaf jika ada kesalahan. terima kasih atas kesediaannya untuk merendahkan hati meluangkan waktu dan menyimak sharing singkat dari saya yang masih junior dalam bisnis serta masih perlu banyak belajar ini. semoga bermanfaat. 😊🙏

Closing

Sebenarnya materi “Genetika Bisnis” ini masuk dalam kategori pembelajaran tingkat lanjut di STIFIn. sekedar berbagi informasi tentang tahapan pembelajaran di STIFIn, secara sederhana saya bagi menjadi 3 tahapan :

1. Introduction (melalui Workshop STIFIn Level 1 yang diselenggarakan selama 1 hari)

2. Basic (melalui workshop STIFIn Lisensi Promotor selama 3 hari)

3. Intermediate  (melalui 16 tematik STIFIn yang aplikatif, salah satunya adalah STIFIn Bisnis).

Jadi jika ada di antara bapak-ibu yang masih bingung atau belum paham sepenuhnya tentang apa yang saya sampaikan, sebenarnya masih sangat wajar sekali. karena ibaratnya baru belajar naik sepeda eh sudah diajak ngebut di velodrome. hehehe.

Maka saran saya, silakan hubungi pegiat atau aktifis STIFIn yang anda kenal (kalo dalam bahasa kami biasa disebut sebagai promotor STIFIn) kemudian perbanyak diskusi dengan beliau. silakan perdalam pemahaman anda tentang STIFIn. setelah cukup jelas dan yakin dengan konsep keilmuan STIFIn, jangan lupa untuk melakukan tes STIFIn untuk diri anda, keluarga anda, dan seluruh tim bisnis anda. semahal2nya tes STIFIn, bagi saya ini adalah investasi penting. toh tes STIFIn cukup dilakukan sekali seumur hidup per orangnya alias tidak perlu diulang2 setiap beberapa bulan atau beberapa tahun. hasil tes STIFIn adalah hal dasar yang perlu anda ketahui dalam penyusunan Genetika Bisnis dan sekaligus menyusun bisnis yang pondasinya kuat dan siap dikembangkan sampai level tertinggi.

Salah satu pembeda utama STIFIn dengan konsep kepribadian yang lain adalah : konsep STIFIn sudah membahas secara lengkap dari ujung sampai dengan pangkalnya. dari landasan teori, deskripsi individu, sampai dengan aplikasi di kehidupan sehari-hari. dan bidang yang bisa diaplikasikan pun sangat luas. segera setelah tes STIFIn, segeralah berdiskusi dengan pegiat STIFIn yang anda kenal. kalo mereka pada jual mahal atau tidak ada yang anda kenal secara khusus, maka jangan ragu untuk langsung menghubungi…  saya! hehehe. dengan senang hati saya akan bagikan ilmu yang saya miliki dan pengalaman yang sudah saya alami kepada anda. tentunya menyesuaikan dengan waktu dan kondisi saya ya.

*perlu pake “syarat dan ketentuan berlaku” ga ya? hehehehe.

Segera setelah Anda melakukan tes STIFIn, tidak hanya hal2 bersifat bisnis yang bisa anda ketahui. Karakter dan potensi genetik anda pun bisa terkuak, termasuk pola hubungan dan sinergi dengan tim anda, bahkan juga dengan orang2 terdekat yang anda sayangi pun bisa dioptimalkan sampai dengan level tertinggi untuk kenyamanan kehidupan terbaik Anda.

Maka segera kenali karakter dan potensi genetik Anda dan jangan buang waktu untuk sesuaikan kehidupan Anda dengan karakter dan potensi genetik Anda tersebut. gunakan waktu yang masih anda miliki untuk memaksimalkan pencapaian dan kebermanfaatan kehadiran anda di dunia ini. tidak semata untuk memberikan dampak terbaik pada kehidupan ini namun juga sebagai bekal amal kebaikan di kehidupan hakiki di akhirat kelak.

Iklan