Assalamu’alaikum wr wb…apa kabar semuanya Salam GEE sukses dan berkah untuk semuanya…

Terimakasih Bu Devi yang mengundang saya untuk share…dan mohon maaf waktu itu pada saat diminta pertama kali situasi sedang repot sehingga tidak memungkinkan…

Ijin berbagi cerita dan apa yg pernah saya alami tanpa bermaksud menggurui para pengusaha hebat member group GEE yang luar biasa…

Baiklah karena malam ini sharenya mengenai usaha yang sedang saya rintis yaitu dibidang Jasa Tour and Travel..dan kalau gak salah disiini juga ada member GEE yang pengusaha travel dan pengelola travel salah satunya pernah meeting dan dalam satu komunitas travel

Dunia travelling ini sebenernya sudah saya sering lakukan dan merupakan kebutuhan dimana selama saya dulu bekerja dan punya usaha sendiri sering melakukan travelling selain itu juga hobby jalan-jalan jadinya kan pas..hehe,saat ini saya ingin merasakan hobby yang dibayar yaitu dengan membuka usaha Jasa Tour and Travel

Perkenalkan nama saya Titan ( pria ) karena kadang disangka wanita…hehe Kelahiran Bandung dan sekarang domisili di Cirebon,saat ini sedang merintis bisnis di bidang Jasa Tour and Travel kurang lebih baru berjalan 1 tahun,sebelumnya dan sampai saat ini juga masih berjalan EO ( Event Organizer ) yang dirintis sejak tahun 2008,jatuh bangun dalam dunia bisnis sudah biasa dan mungkin sudah banyak yang pernah saya alami tetapi bisa dihitung 3 x mengalami kebangkrutan yang cukup besar

Banyak berkecimpung di bidang jasa sehingga sering melakukan lobby-loby maupun presentasi ataupun bisnis meeting dengan relasi sehingga travelling ( perjalanan ) dari satu kota ke kota lain dan mungkin juga ke negara lain sudah sering dilakukan,oleh karena travelling ini merupakan kebutuhan para pebisnis maka saya ingin membuat sesuatu yang berbeda dimana usaha Travel yang saya rintis ini lebih fokus kepada pelayanan perjalanan bisnis atau yang biasa disebut bisnis trip,berbekal pengalaman  terdahulu didunia export-import ( cargo ) alhamdulillah link dan relasi diluar masih banyak yang komunikasi plus networking dari berbagai dunia yang pernah saya jalani sehingga memperkuat link dan relasi sebagai bekal untuk membuat usaha travel dengan konsep berbeda

Berawal dari adanya permintaan teman dan relasi yang kadang meminta arrange suatu bisnis meeting plus trip maka akhirnya diputuskan untuk merintis usaha travel dimana selain untuk mengurusi orang-orang saya juga bisa menghandle barang-barang yang akan di daatangkan maupun dikirimkan,pertama kali menghandle group keluar negeri ( china ) waktu itu ada sebuah group yg ingin melakukan perjalan bisnis tetapi tidak terlalu pede karena mungkin banyak hal yang harus di arrange sehingga mempercayakan kepada saya untuk handling,bagaimana melakukan perjalanan,mempertemukan dengan pihak pabrikan,supplier,dan tentunya pengiriman dan saat itu ada beberapa kota yang saya sendiri belum pernah kesana sehingga cukup meraba-raba..tetapi alhamdulillah berbekal pengalaman sering nya berhubungan dengan dunia luar dahulu ketika di cargo sehingga bisa diatasi plus sebelum berangkat dipelajari dahulu detail perjalanan dan ittenerary yang akan dibuat

Selain ada beberapa kota yang belum pernah saya kunjungi juga kendala bahasa…dimana saya hanya modal bahasa inggris yang itupun bahasa inggris nekad..dimana prinsipnya sama-sama mengerti dan paham tidak perlu grammer yang baik karena kadang lawan bicara kita juga tidak mempermasalahkan yang penting faham dan berani…kadang kita teralalu takut untuk ngomong inggris karena takut salah..sebab dahulu mungkin kita ditekankan untuk mempelajari Grammer lebih dahulu padahal di dunia nyata grammer tidak  begitu penting…yang penting lawan bicara kita faham…dan untuk bahasa negosiasi bisnis waktu itu berbekal kalkulator saja…tetapi ada juga yang memang tidak bisa inggris sama sekali maka saya cover dengan install aplikasi di smartphone dengan aplikasi khusus chating bisa langsung translate…kadang saya malu kepada mereka saat ini sudah pandai 3 dimana mereka bisa bahasa inggris,mandarin dan arab…kenapa 3 bahasa ini harus dikuasai/dipelajari ? karena memang ternyata dunia bisnis internasional rata2 memakai 3 bahasa ini

Setelah berhasil mengahdle group pertama dalam perkembangannya ada juga group kecil,privat dan juga permintaan khusus untuk kunjungan bisnis..yang membedakan saya juga memberikan coaching / arahan kepada peserta trip mengenai export-maupun import prosedur serta riset terhadap barang2 yang ingin didatangkan maupun yang akan dikirim dan ini merupakan satu kesatuan dari trip bisnis yang saya buat,selain itu juga membuka link2 diluar yang dibutuhkan,dan dalam bisnistrip saya juga suka jadwalkan untuk bisa bertemu dengan atase perdagangan di negara yang saya kunjungi dimana alhamdulillah saya juga berteman baik dengan beberapa atase perdagangan sehingga bisa mendapatkan informasi/feedback atau pun peluang usaha/bisnis dinegara tujuan,

Ada satu program yang diminati juga terdapat pro dan kontra yaitu china bisnis trip dimana mungkin banyak saat ini program serupa dimana mereka kadang hanya membuat program tetapi tidak berkelanjutan dan juga tidak ada edukasi serta lebih cenderung bagaimana mendatangkan barang dari china sebanyak-banyak…nah disini perlu diketahui disalah satu program yang saya buat berbeda dimana pertama saya edukasi terlebih dahulu prosedur yang serta tatacara import,kedua riset barang yang akan dicari sehingga tepat sasaran…dan perlu diketahui bahwa diprogram yang saya buat ini rata-rata skala besar/pabrikan jadi insya allah tidak akan berbenturan dengan ukm disini karena ini pabrikasi dan tidak bisa dibuat skala ukm dan yang terakhir saya akan buka akses dengan atase perdagangan di china sehingga ada juga banyak peluang export kesana jadi tidak hanya beli tetapi diupayakan juga jual karena beberapa komiditi kita dibutuhkan disana

Selain program china ada juga program malaysia bisnistrip dimana target / goal ini adalah export tetapi sebelum menuju kesana akan diedukasi terlebih dahulu bagaimana mendapatkan calon pembeli,prosedur pengiriman dan terjun ke market-market disana untuk komparasi harga sehingga kita akan tau produk mana saja yang dapat dijual disana karena pasar malaysia lumayan masih terbuka untuk produk2 indo dan daya beli lebih baik selain itu juga apabila momentnya pas akan ada kunjungan ke pameran/bazaar sehingga bisa head to head dengan produk lokal apa saja yang dapat diserap pasar dan tentunya kunjungan serta listing produk kita di atase perdagangan

Dan terakhir program yang sedang dalam tahap progress…karena baru akan berjalan..sementara kedua program tadi sudah beberapa kali trip…program terbaru ini thailand bisnis trip dimana trip ini target/goal nya bisa mempelajari keunggulan agro thailand yang memang sudah diakui dunia dimana,cara,pola dan teknik mereka bisa menghasilkan lebih baik,karena kalau bicara tanah/lahan kita lebih baik/lebih subur ,thailand bisinis trip ini akan mempelajari tentang varietas padi,buah-buahan dan yang saat ini sedang nge hits adalah kurma tropis…dimana thailand berhasil mengembangkan kurma dari timteng dan ditanam di thailand serta berhasil dengan baik…dan perlu diketahui bahwa 1 pohon kurma tropis ini sama dengan 1 ha kelapa sawit dari segi hasil buahnya,insya allah dalam waktu mendatang bulan november saya akan mendatangkan petani thailand untuk share mengenai kurma tropis ini ke skitar 400 an petani yang akan memanfaatkan lahan tidur/tidak produktif dan pada bulan april para petani ini akan kami bawa langsung untuk melakukan bisnistrip ke thailand mempelajari langsung dan melihat hasilnya disana…kenapa bulan april ? Karena kurma tropis ini panen bulan april dan Agustus.

Alhamdulillah selama menghandle trip rata-rata klien happy karena mendapatkan edukasi serta link untuk kepentingan bisnis,trakhir kemarin ada permintaan kunjungan dan bisnis meeting ke kantor pusat perusahaan pakan dan pupuk terbaik no 2 di dunia dan no 1 di china tepatnya di beijing alhamdulilah semua pihak tercapai apa yang menjadi target masing2,tetapi kadang ada juga yang rewel,ataupun banyak keinginan ya, wajarlah selama masih bisa diatasi cuman dulu pernah ada yg sakit sy tidak bisa menghandle maksimal karena fokus handle group,kalau kita handle group itu harus bisa lebih banyak tau lapangan,tidur lebih akhir,bangun lebih awal,makan lebih cepat dan hal lain yang sifatnya bisa memberikan pelayanan terbaik…intinya kita harus bisa mengkomunikasikan…oh ya selama handling group yang jadi kebiasaan orang kita ituh…kemana2 pasti cari toilet hehe..dan ini kadang merepotkan situasi kondisi kadang tidak mendukung jadi yah hrus bisa atur strategi juga mengenai ini… tandas..( bahasa melayu untuk toliet ) hehe..

Baik…kalau bicara riba ini saya sebenernya panjang dan malah saya dulu pernah berada diadalamnya dan kalau inget ituh rasanya gimana gituh…#lemes pernah menjadi salah satu manager wilayah di sebuah bank dimana saat ini menggarap kredit mikro yang katanya untuk para ukm tetapi kenyataannya bukan hanya ukm yg jadi sasaran…akhirnya saya hanya bertahan dua tahun karena merasa tidak sesuai hati nurani…oh ya bagaiamana saya bisa terjun ke dunia perbankan ? ceritanya saya dulu dilamar ( beda yah dengan melamar hehe ) dan kebetulan usaha saat itu sedang tidak bagus akhirnya saya terima kerjaan itu…dulu kalau tidak salah saya sedang menutup beberapa outlet/gerobak tahu bulat…yang belakangan ini nge hits lagi padahal saya dulu sudah bisnis ini th 2010 an deh kalau gak salah… singkat cerita saya keluar dari bank tanpa persiapan…pokoknya niat waktu itu pengen lepas dari dunia riba dan memulai usaha property tetapi gagal dan meninggalkan hutang serta jual beli kendaraan ketipu yang akhirnya memaksa saya meminjam kembali ke bank dan beberapa rekan untuk menutupi kerugian sana sini…mungkin ini merupakan hikmah dulu kenapa mau terjun ke perbankan sehingga akhirnya mengalami hal ini,tetapi ya sudah disukuri saja sy banyak mendapat pelajaran,berbagai usaha dan upaya dilakukakn untuk menyelesaikan setahap demi setahap tetapi masih belum terkejar/tertupi oleh bisnis yang baru..akhirnya kita putuskan jual aset untuk menutupi semua hutang baik perbankan,perorangan,maupun persh,dan alhamdulillah tahun ini beres…hidup ini lebih terasa tenang tanpa hutang hehe..dan mulai menata kembali pola,cara,dan mengatur  keuangan dengan baik dan tentunya menghindari hutang baik personal apalagi perbankan,intinya harus cash basis…karena hutang itu tidak baik dan kita tidak pernah tau kapan dipanggil lebih baik diselesaikan di dunia daripada nanti. Mungkin itu dulu yah bu sharenya malam ini… terimakasih atas kesempatannya.

http://www.titanwisata.com

http://www.infoumrohbackpacker.id

Iklan