Tag

, , , ,

Kuline/Share Story/Kutipan GEE:
KULINE Digital Marketing Ala Pricilla
Bersama Bp Willy Merdiansyah
Owner dan CMO Pricilla Jilbab Bolak Balik
Jumat, 24 Maret 2017
=====================
Profile Bp Willy Merdiansyah :

▪️Owner dan CMO (Chief Marketing Officer) Pricilla (2016-sekarang)
▪️CEO Ideex,Jasa Digital Marketing Agency khusus UKM ideexe.com (2014-2016)
▪️ Niche Ecommerces (2013-2014)
▪️ IT Staff of Nicholes Pharmacy Labs
Assalamualaikum warga GEE 😊🙏🏾

Grosir-Jilbab-Bolak-balik-Polossaya anggota baru, yang kemarin ikut bersama teman-teman GEE ke Darut Tauhid
Sayang kemarin adalah salah satu proses yang tidak ada (atau saya telat mengikuti) yaitu perkenalan antar anggota 😀

oke malam ini saya diberikan tugas oleh sesepuh untuk membawakan materi tentang Digital Marketing, which is sebelumnya juga sudah ada yang memberikan materi serupa tapi mungkin kali ini dari sudut pandang saya nggih

saya sudah tanya-tanya dengan Mbak Devi tentang berapa % jumlah anggota di group ini yang sudah menjadikan Digital Marketing (selanjutnya saya singkat DM) sebagai salah satu alat utama untuk meleverage bisnis nya

oke, kita tentukan dulu TUJUAN dari materi malam ini

awalnya saya ingin membawakan materi Digital Marketing Funnel yang sedang saya implemetnasikan saat ini

Hmm, mungkin akan kita bagi menjadi 2 sesi (Sesi 2 ini bisa malam ini juga atau sharing2 berikutnya)

Sesi pertama : Perkenalan & Contoh Implementasi DM di UKM

Sesi kedua : Digital Marketing Funnel

Sesi pertama ini semoga bisa menjadi enlightment bagi teman2 UKM (seperti saya) untuk mulai bisa menerapkan di bisnis masing-masing. dan tau proses nya seperti apa sih

study case kali ini adalah implementasi Digital Marketing di bisnis kami Pricilla – Jilbab Bolak Balik
oh iya, selama 1 tahun ini kami benar-benar Migrasi 100% dari Offline ke online marketing

Oleh karena itu, kami tidak hanya berbicara tentang teknikal seperti FB ads, Adwords, SEO, IG marketing, dsb
kita benar2 membutuhkan sebuah INFRASTRUTKUR.

Tak kenal maka tak sayang, saya akan memulai dari sesi pertama, yaitu perkenalan

PERKENALAN

Perkenalkan nama saya Willy Merdiansyah a.k.a Wildan Alkatiri.
Kelahiran Sukabumi namun domsili di Malang – Jawa Timur.

Memulai mencoba berbisnis (lebih tepatnya berjualan) mulai SMA kelas 2.
Dimana Nenek saya pada saat itu sudah cukup berat untuk membiayai sekolah.

Dapat beasiswa kuliah di perguruan swasta selama 2 tahun, kerja sebagai IT di sebuah perusahaan farmasi selama 1 tahun, dan kemudian berbisnis hingga sekarang.

Basis bisnis saya sendiri rata-rata online. dan awalnya sangat sulit menjelaskan bagi yang awam tentang status saya. Beberapa income stream seperti CPA, Affiliate, Fiverr, Amazon, Clickbank, PTC masih terdengar mayoritas asing bagi orang di sekitar.

Walaupun saya tinggal di tengah kota, namun saya tinggal di sebuah gang kampung yang kecil. Tetangga merasa aneh melihat saya yang hanya di rumah yang tak memiliki warisan bisa memiliki berbagai macam barang dan furniture yang dikirim entah darimana.

Kabar tak sedap pun bermunculan. #biasa

Akhirnya saya memulai IDEEXE. Digital Marketing Agency untuk UKM. Membantu meningkatkan penjualan UKM secara online.

Kami merekrut anak-anak muda di kampung yang pengangguran. Prioritas yang saya rekrut yang lima waktu datang ke Masjid.

Dan alhamdulillah hal ini sudah cukup menampik dan menjelaskan tentang keberadaan kami ditengah kampung yang tertinggal, walau kerap kali tetap mereka tidak bisa memberdakan antara bidang kami dengan warnet maupun tempat service laptop. (karena memang di kantor banyak laptop dan PC nya)

Alhamdulillah, selama 2 tahun kami menghandle kurang lebih 2500++ klien dengan berbagai macam permintaan di dunia online. Mulai dari pembuatan website, FB & Google Ads, SEO, Import produk dari China / Eropa, dsb

NAMUN …

Saya merasa ada yang kurang, jika melihat jumlah repeat order secara keseluruhan. tidak sampai 8% dari semua klien saya. ya memang hukum pareto berlaku.

Namun ada sebuah ketidakpuasan yang terjadi dalam diri saya.
Klien banyak, tapi impact perkembagnan bagi rata-rata klien tidak banyak.

Dan memang 90% klien kami adalah pemula. Dimana mereka ingin investasi sejumlah dana Minggu ini dan pekan depan mereka ingin untung.

Tidak begitu cara kerja ads, tidak begitu cara kerja digital marketing.

CHANGE THE BUSINESS MODEL

Ditengah cash flow yang positif setiap bulannya, Awal t

ahun 2016 awal untuk merubah business model. Yang awalnya kami bisa menghandle belasan hingga puluhan klien per bulan menjadi FOKUS pada beberapa klien.

Kami tidak ingin separuh-separuh. Kami ingin total menerapkan Digital Marketing pada sebuah UKM.

Kami sedikit kesulitan untuk mendapatkan klien yang benar-benar paham terhadap peluang besar di dunia digital. Beberapa yang paham pun belum tentu bekerjasama, karena bagi saya pribadi yang paling penting dari sebuah bisnis adalah VISI dan PURPOSE OF LIFE dari ownernya sendiri. Hal ini sangat VITAL bagi hasil keputusan saya, karena dalam beberapa tahun ke depan atau seumur hidup kami akan berada dalam 1 atap bisnis.

Alhamdulillah Februari 2016, Allah izinkan kami Join Venture bersama PRICILLA yang notabene mereka juga klien IDEEXE selama 2 tahun. Kami sering bertemu di berbagai komunitas dan bahkan sudah seperti keluarga sendiri di Leader Forum.

Saya merangkap jabatan sebagai CMO (Chief Marketing Officer) dan masuk di jajaran owner. Saya bersama sepasang suami istri Burhanudin farid & Lilyan Puspita. Bagi bapak ibu disini yang berbisnis bareng suami istri, saya sarankan untuk memfollow mereka di akun social media Facebook 🙂

PERKEMBANGAN SEKARANG

Pricilla 1.0
Pada awalnya kantor & tempat produksi kami masih menggunakan rumah orang tua dari owner sebelumnya. Kami sendiri di manajemen hanya kebagian ruangan berukuran 1,5 x 3,5 meter. (kadang dipakai 4-5 orang)

Pricilla 2.0
Perkembangan berikutnya kami pindah sekitar 100 meter. Membeli sebuah rumah, kemudian di perbesar. dan kami masih menyewa 2 rumah lain didaerah yang sama.

Pricilla 3.0
Dan sekitar 2 bulan yang lalu kami sudah pindah lagi ke sebuah bangunan 2 lantai yang jauh lebih besar menjadi kantor utama kami di Jl. Maninajau 44 Malang.

IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING DI PRICILLA

Channel Marketing Pricilla sendiri awalnya dominan dari satu pameran ke pemeran yang lain.

mungkin teman-teman di grup ini juga ada yang merasakan. Pameran kadang bisa nutup biaya kadang juga tidak. belum lagi ngurusi ribetnya trasnportasi antar kota sambil bawa-bawa barang. Barang hilang dan kerusakan-kerusakan yang terjadi. Belum lagi kalau ownernya sendiri yang mondar-mandir 😀

maka di tahun ini kami benar-benar migrasi dari Offline ke FULL ONLINE MARKETING.

Saya bisa berbicara panjang tentang bab ini, lebih panjang daripada perkenalan di atas :D. Cuma mungkin saya berikan poin-poin saja, berikutnya kita masuk materi utama

FEBRUARI – APRIL 2016 : IMPLEMENTASI WEBSITE PEMESANAN ONLINE

Saya melakukan keputusan kontroversial dengan menekan jumlah agen dan reseller dari sekitar total 200 menjadi 25 agen utama.

Keputusan ini bukan tanpa data, saya melihat AGEN PARETO nya memang sejumlah itu.

Agen-agen ini rontok karena kami menerapkan sistem order web. Dimana order sebelumnya hanya menggunakan Telepon, SMS dan Whatsapp. Hal ini menurut saya tidak efektif, karena customer service nya bisa 3-4 orang (termasuk owner)

Pertanyaan dominan setiap hari juga seputar STOK dan PENGIRIMAN.

Maka kami membangun sebuah website untuk CEK STOK & TRANSAKSI pembelian

Tidak mudah melakukan migrasi ini, karena dominan agen yang dimiliki Pricilla termasuk dalam GAPTEK. Tapi in shaa Allah bagi pembelajar sejati, mereka akan bertahan.

Alhamdulillah, dengan adanya sistem ini kami hanya membutuhkan 1 CUSTOMER SERVICE untuk menghandle orderan.

MEI – DESEMBER 2016 – DIGITAL MARKETING FUNNEL

PERTAMA
Kami membangun sebuah Digital Marketing Funnel. (saya singkat DM ya)

kalau ada orang yang berpendapat bahwasanya DM itu iklan di online, buat group, buat fanspage, jualan di whatsapp, BBM, Line dsb maka itu benar-benar saja namun kurang tepat.

DM sendiri jauh lebih luas. dimana fungsinya sendiri bisa mencangkup SALES, R&D, BRANDING dan ENGAGEMENT.

dimana inti utamanya adalah sama seperti bapak Marketing dunia, Jay Abarahm, yaitu untuk meningkatkan bisnis hanya ada 3 hal utama

1. Mendatangkan lebih banyak customer
2. Membuat mereka beli lebih banyak
3. membuat mereka beli lebih sering
dan In shaa Allah sistem DM Funnel saya mengakomodir 3 hal di a

tas.

KEDUA,
Dominan penjualan agen-agen masih offline. tantangan kami adalah bagaimana mereka bisa melek online dan mengimplemetasi ilmunya.

Salah satu cara yang paling ampuh untuk membuat orang lain tergerak adalah dengan adanya ROLE MODEL atau memberikan contoh pada mereka.

dan Alhamdulillah, ada ‘agen prototype’ kami. Seorang lelaki muda berumur 27 tahun, mampu meng-OVERLAP semua agen Pricilla kurang ddari 1 tahun dengan penjualan mencapai 6000 pcs selama sebulan hanya dengan menggunakan Facebook.

Nah, kalau sudah seperti ini proses berikutnya menjadi lebih mudah. 😀

#lelakiperkasapenjualjilbab, “kalau yang laki2 bisa, tentu wanita sebagai pemakai hijab tentu jauh lebih bisa”
itu tagline kami ke keagenan

JANUARI – FABRUARI
Kami mulai membuka program pendaftaran kaeagenan Pricilla yang sudah lama ditutup.

Berkat bantuan Allah, jumlah agen kami meningkat 2x lipat, 100% lebih dari sebelumnya. dan keliatannya dalam waktu dekat akan kami tutup lagi.
MARET – Sekarang
Kami mulai berbenah dan mulai investasi di sistem komputerisasi.
penggunakan barcode dan lain sebagainya

sudah mulai bersiap-siap program Ramadhan 🙂

ya sejauh ini kami membutuhkan waktu sekitar 1 tahun untuk implementasi Digital Marketing
monggo mbak Devi, sesi pertama kalau ada pertanyaan

Q&A :

1. devi9an1: Dari sy dulu..proses bikin melek para agen itu berapa lama?

8 bulan 😅
kita butuh proses buat percontohannya
beda customer beda perlakuannya nggih

2. Ekha , Yogurt Bandung,Ogan Ilir:
kl dg dm ini brp lama biasanya sampai ke ideal menghasilkan .. krn yg sy rasa . dg dm itu sekira 6 bulan atau 1 tahun baru ada respon yg berarti …apakah itu wajar?
kalau kita ngomong tentang online, sekedar ‘menghasilkan’ itu bisa dirasakan dalam hitungan jam.
karena memang kelebihan di era digital ini adalah ‘kecepatan’
kalau butuh waktu 6 bulan hanya untuk mengetahui respon, mungkin ada yang perlu diperbaiki dalam proses implementasinya

Pertanyaan berikutnya
Dari Renny,Donuta Food, Medan:
3. melalui apa saja cara mempromosikan produk yg sangat cepat jika bener2 100 persen mau online? misal efektif via apa, fb, ig??
4. bagaimana jika sistem spt itu dilakukan pada makanan atau frozen food? apakah bisa? karena harus memberi penjelasan detail kepada konsumen.
3. melalui apa saja cara mempromosikan produk yg sangat cepat jika bener2 100 persen mau online? misal efektif via apa, fb, ig??

ini menarik
biasanya kalau kita tanya dengan beberapa orang, biasanya mereka akan menjawab berdasarakan expertise mereka.

kalau yg ahli FB ads, pasti jawabnya FB ads. kalau yang SEO, jawabannya juga SEO, ada marketplace, spam di group dsb
jawaban saya adalah ‘harus diujicoba’
tidak hanya jualan, kami di Pricilla rekruitmen juga melalui media online
setengah tahun yang lalu kami rekrutmen penjahit yang notabene rata2 27 – 40 tahun
dengan umur sekian, sedikit sekali dari mereka yang aktif di sosial media
mostly pakai Facebook
namun betapa tercengangnya kami saat tahu ada puluhan – ratusan orang datang malah dari INSTAGRAM
dan jawaban saya berikutnya kalau mau CEPET, bisa pakai semuanya
(asal SDM nya siap)
tapi kalau tidak atau sekedar mau memulai saya bisa sarankan dari social media terbesar saat ini, yaitu Facebook
terutama kalau produk mainstream atau kebutuhan sehari-hari. Social media bisa diutamakan
4. bagaimana jika sistem spt itu dilakukan pada makanan atau frozen food? apakah bisa? karena harus memberi penjelasan detail kepada konsumen.

semua produk yang bisa dijual secara offline, rata2 juga bisa dijual secara online 🙂
dalam DM Funnel juga ada proses yang namanya education / nurturing

Dari Rany,Fashion Kaenzy, Pd Gede Jakarta

5. Pertanyaan :145 penjahit itu makloon atau tempat ada produksi sendiri ?
oke, kalau kita mau besar lebih cepat sebenarnya kita bisa menggunakan garment yang sudah terdiri dari banyak orang atau bahkan langsung dengan Pabrik.

20.000 per bulan bagi pabrik sangat mudah dengan kualitas yang terjaga.

Salah satu alasan mengapa Pricilla ini ada adalah karena di daerah kantor kami uang dulu. cukup banyak praktek ritual nyl

eneh dan syirik
kami berdakwah dengan jalan memperbaiki perekonomian mereka, dan kemudian memasukan nilai-nilai Islam kepada kehidupan mereka
semakin besar usaha ini, maka semakin banyak pula orang2 yang bisa kita tarik kesini
setiap 2 minggu sekali ada kajian rutin yang rencana nya akan kami buat setiap Minggu
kalau kita pindah ke garment atau pabrik, maka perlu banyak persiapan tanpa meninggalkan alasan utama kenapa bisnis ini ada
so jawabnnya adalah sekarang kami masih menggunakan penjahit rumahan 🙂
di tempat kami hanya menyiapkan potongankain, kemudian dikerjakan di rumah masing2
cara ini baik untuk startup / bisnis pemula, cuma tidak cukup baik untuk leverage
ke tahap berikutnya
Semoga Allah kasih keberkahan di setiap jalan kami.

Lanjutan dari bu ekha penanya no 3⬇
6. kata pemateri ada yg perlu diperbaiki…nah itu yg jd evaluasi kami … bgmn mendeteksi kesalahannya?

Itu yg kalau kita seorang owner, maka kita harus benar2 tahu apa yang sedang kita lakukan dalam bisnis.

minimal walau tidak mengerti detailnya, kita bisa melihat dengan ‘Helicopter view’

ketahui dulu konsep secara garis besarnya, kemudian bisa dieksekusi sendiri, tim ataupun menggunakan jasa orang lain

Setelah kita tahu konsep, In shaa Allah bisa mendeteksi juga dimana letak kekurangannya.

——
SESI KEDUA – DIGITAL MARKETING FUNNEL
tujuan sesi kedua ini adalah minimal kita akan mengerti bagaimana konsep dunia digital, dan bagaiamana cara pandang seorang owner jika ingin mengadaptasi digital marketing sebagai strategi dalam pengembangan bisnis lebih tajam
kalau kita berbicara tentang DMF maka kita akan berbicara pula tentang sistem
sebenarnya sederhana kok, karena hal ini juga dilakukan secara offline oleh banyak perusahaan di dunia seperti Starbuck dan McDonalds

pun oleh salah satu perusahaan online seperti Amzon yang manjadi salah satu marketplace terbesar di dunia
FYI : amazon bisa mengirim 3 juta paket dalam sehari 😁
dengan 110.000 karyawan

so sistem ini sudah cukup proven
apakah sistem ini bisa dilakukan di level UKM
jawabannya
BISA BANGET
apalagi UKM yang punya Allah
karena sekali lagi inti utama dari sistem ini adalah

1. Mendatangkan lebih banyak customer
2. Membuat mereka beli lebih banyak
3. membuat mereka beli lebih sering
——–
7 PROSES UTAMA DIGITAL MARKETING

Oke ada 7 Proses utama dalam Digital Marketing yang akan kita bahas malam ini.
Semoga materi ini bisa membantu teman-teman untuk memetakan Digital Marketing dengan jauh lebih mudah

1. ATTRACT
Disni adalah semua hal dilakukan untuk mendatangkan traffic.
ingat sebelum seseorang menjadi CUSTOMER maka mereka akan menjadi LEAD, sebelum

TRAFFIC – LEAD – CUSTOMER

nah pertanyaan di tahap ini darimana atau bagaimana cara kita mendatangkan traffic

disini yang paling terkenal biasanya Google, Facebook, Twitter, Kaskus, Whatapp, BBM etc

4 CONVERSION

adalah bagaimana cara kita mengkonversi dari Lead menjadi Customer.
dalam proses DM biasanya kita menggunakan SALES PAGES atau halaman website yang berisi penawaran untuk menjadi customer kita

Disini kita dituntu untuk memiliki kemampuan copywriting yang baik.

contoh : website http://pricilla.id

5 DELIVERY

Beli 1 dapet 1? itu kuno
jika kita ingin mendapatkan customer satisfaction secara drastis maka

KITA HARUS MEMBERIKAN LEBIH DARI APA YANG CUSTOMER HARAPKAN.

Contoh :
– END USER : terkadang membeli produk Pricilla, customer juga agan mendapatkan sekedar pembatas buku atau bros cantik yang sesuai dengan Jilbab yang dibeli
– AGEN : agen tidak hanya mendapatkan produk yang dibeli saja, namun juga pendampingan tentang bagaimana meningkatkan penjualan secara online dan berbagai macam fasilitas yang ada di member area.

see? give more than they expected

oke tahap kedua ini paling sering dilewatkan baik oleh para pebisnis online maupun offline
makanya saya juga lewatkan sekalian di atas

2 LEAD MAGNET

Menurut penelitan, rata-rata orang baru akan bertransaksi dengan kita setelah penawaran ke 7.

nah intinya tentu saja lebih dominan orang tidak akan memberl saat pertama kali kita menawarkan prod

uk kita.

Apalagi baru kenal langsung nawarin produk
– tau kan rasanya kalau ketemu orang MLM yang salah dalam berpromosi?
– tau rasanya ditelepon dengan sapaan lembut ternyata menawarkan kartu kredit dan asuransi?

nah di lead Magnet ini adalah sarana untuk memfasilitasi orang-orang yang belum menjadi customer kita karena mereka mungkin masih pikir-pikir.

minimal kalau kita tidak dapat ‘uang’ mereka kita bisa dapat KONTAK mereka yang bisa kita hubungi sewaktu-waktu untuk di follow up 🙂

contoh : buka http://pricilla.id dan scroll sampai kebawah sampai melewati tabel harga penawaran utnuk menjadi agen

anda akan mendapatkan sebuah pop up menarik
inti dari step ini adalah kita menukar value dengan database konsumen

3 EDUCATION

inti proses ini adalah untuk menkonversi dari LEAD menjadi CUSTOMER

Kebanyakan orang tidak memberli produk anda bukan karena produknya jelek, tapi mereka masih belum sadar apakah membutuhkan produk anda atau tidak.

Proses ini membantu mengedukasi mereka adalah tentang
– siapa anda
– masalah apa yang akan anda selesaikan
– apa solusi yang anda berikan (produk)
– bagaimana efek dari produk anda dan repon pengguna lain
– mengapa harus beli sekarang

Dalam proses DM biasanya kita menggunakan email marketing dalam proses ini.
karena kegiatan ini harus dilakukan berulang kali, dengan bantuan email automation, maka proses ini akan berjalan secara otomatis.

sebagai alternatif anda juga bisa menggunakan media WA, Telegram, Facebook Group dan lain sebagainya untuk mengedukasi pelanggan
6 UPSELL

Kebanyakan penjual di Indonesia kurang memperhatikan customer yang sudah ada. Kita fokus menggenerate customer-customer baru. Semakin banyak customer semakin bangga

padahal kalau kita tahu the power of customer lama, mereka bisa menjadi PARETO kita.
Dimana 80% pendapatan kita diperoleh dari costumer lama.

maka tahap yang perlu dilakukan berikutnya adalah mempersiapkan promo-promo khusus yang membuat customer lama kembali membeli LEBIH SERING & membeli LEBIH BANYAK

implementasi nya biasanya kami di Pricilla membuat penawaran khusus bagi agen-agen yang sudah bergabung untuk naik ke tingkat berikutnya.

oh iya, FYI untuk sistem penjualan di Pricilla adalah kami menggunakan keagenan dengan 2 tingkat

Fatimah – pembelian awal minimal 100 pcs dengan diskon 30%
Khadijah – pembelian awal minimal 200 pcs dengan diskon 35%

Kami membuat sebuah halaman khusus yang membuat agen2 Fatimah untuk upgrade ke Khadijah.

Contoh : Sebuah halaman SALES LETTER di website yang memberikan diskon hingga 40% jika agen Fatimah uprade ke Khadijah

7 REFFERAL

nah, ini adalah langkah terakhir, yaitu bagaimana membuat Customer yang sudah ada untuk merefrensikan produk kita ke teman, keluarga atau siapapun yang mereka kenal.

Biasanya sih, kalau memang produknya bagus secara otomatis hal ini yang terjadi.
tapi dalam sebuah sistem, proses terbaik adalah proses yang disengaja.

kenapa begitu?
agar bisa di HITUNG & DIKONTROL

Implementasi di DM biasanya kita menggunakan program AFFILIATE.
Mereka akan mendapatkan KOMISI saat merefrensikan orang lain untuk membeli produk kita.

contoh : Lazada melakukan hal serupa > http://www.lazada.co.id/lazada-affiliate-program

Q&A sesi 2
7.Rizqo Fondre Cokelat Edamame Jember: Untuk membangun DMF kita butuh wining team..baiknya seperti apa pak team yg harus kita bentuk untuk menunjang berjalannya sistem tsb.Intinya sy menanyakan team yg harus kita persiapkan untuk menunjang DMF tsb bapak?

Tim yang memiliki spesialisasi di bidangnya masing-masing 👍🏽
they know what they do
secara general sih belum udah untuk mendapatkan orang-orang ini
resource nya minim sekali kalaupun seorang menguasai misal facebook ads, kebanyakan mereka lebih memilih untuk membangun bisnis sendiri 😅
di perkuliahan atau SMK juga jarang sekali ada jurusan khusus materi marketing online

Enny,Penulis,maluku utara

8. Bagaimana nentuin target market yang tepat ya, Pak? Saya pake FB Ads, udah 2-3x ganti TM, tapi belum closing juga? Selain faktor langit, tentunya. Makasih 😉🙏🏻?

wah yang ini bisa panjang kalau dibahas tek

nikal
untuk praktisnya Mbak Enny bisa lihat demografi dan interst dari customer yagn sudah pernah bertransaksi. dari customer yang sudah ada
pehatikan mereka darimana, apa yang mereka sukai, dimana mereka berkumpul, berapa umurnya, bahasa apa yang dominan mereka gunakan, majalah apa yang mereka baca, siapa pemimpin yang mereka sukai dst dst
semakin detail kita menjelaskan tentang TM kita, maka akan semakin targeted iklan kita nanti bisa cari materi di internet dengan kata kunci ‘buyer persona’
hoo itu tugas wajib bagi semua business owner
kalau kita gak ngerti target market kita yang sesungguhnya. kemungkinan besar kita juga akan kesulitan dalam menjual
apalagi kalau kompetitornya banyak 😀 #disampingmarketinglangit

Closing
Perhatikan 7 proses ini

Attract – Lead Magnet – Education – Conversion – Upsell – Refferal

ini proses yang sangat sederhanya namun tidak mudah penerapannya.

Matrik dasar yang wajib anda ketahui adalah

1. traffik di setiap Funnel
berapa orang yang datang ke halaman penawaran anda, darimana mereka, berapa dari facebook, berapa dari WA, berapa dari offline
2. berapa konversi antar funnel
berapa orang yang konversi dari attract ke lead magnet, kemudian ke Education, sales, dst
2 Angka ini MINIMAL harus anda miliki.

believe me, ini masih basic banget kalau kita bener-bener mau mendalami DM. TRAFFIC & CONVERSION

Business is about number.

kalau angka dasar dalam berbisnis saja kita belum tahu, maka anda belum serius dalam berbisnis.

salah satu dari 3 rahasia yang ada di dalam usaha kami adalah Starting with ‘WHY’

‘Mengapa anda berbisnis?’

Digital Marketing sendiri masih 1 pondasi dari sebuah kerangka sebuah bisnis.

Terima kasih atas kesempatannya

24 Maret 2017
Willy Merdiansyah
http://pricilla.id
http://jilbabbolakbalik.com

==========END=========

Iklan