Tag

, , , , , , , , ,

Assalamu’alaikum

Sahabat GEE
Bismillah….

Berbicara tentang depresi, apa yang ingin teman-teman ketahui sebelum saya sharing beberapa hal?
Mungkin masih ada yang ingat, hari kesehatan dunia tgl 7 April, membahas tentang “Depression? Let’s Talk.” Atau bahasa gaulnya “
Depresi? curhat yuk !”

Maka itu forum hari ini kita berbincang, sharing sedikit mengenai depresi
Kenapa judulnya 
Sharing? Karena terus terang saya bukan ahlinya.

Kalau ingin mengetahui lebih mendalam, bisa kita undang ahlinya ke sini, ada teman saya Spesialis Kejiwaan or Psikiatri
Kenapa sih kita penting membahas tentang Depresi?

Karena tren penyakit atau gangguan mental semakin naik dari hari ke hari

Pada tahun 2002 saja ada 154 juta penderita depresi di seluruh dunia

Hari-hari ini, setiap 40 detik satu orang di dunia ini mati karena bunuh diri..
Dan masyarakat awam cenderung tidak 
aware, bahkan tidak terlalu peduli dengan penyakit psikis, berbeda perhatiannya pada penyakit fisik
Padahal penyakit jiwa juga perlu diobati, seperti halnya batuk, radang paru-paru, darah tinggi, diabetes dll

Depression is either sad mood or lack of interest in daily activities or the ability to gain pleasure from these activities.

Dengan kata lain, depresi adalah perasaan / mood sedih yang ditandai dengan menurunnya minat untuk beraktivitas sehari-hari ataupun kehilangan minat untuk kegiatan yang sebelumnya disukai. Misalnya, seseorang yang tadinya suka belanja jadi tidak suka belanja; yang tadinya suka main game jadi ga niat lagi main game.

Loh berarti kalau ada orang yang tadinya suka nonton, terus jadi gak suka nonton berarti dia depresi dong?

Tentu saja tidak. Ada gejala yang mutlak muncul sebelum seseorang didiagnosis dengan depresi, seperti berikut :
perasaan sedih mendalam dan konstan,
kehilangan motivasi,
Gangguan tidur,
tidak nafsu makan atau maunya makan melulu,
berat badan naik atau turun signifikan,
penurunan libido
gangguan konsenstrasi,
merasa bersalah,
pikiran-pikiran untuk menyakiti diri sendiri,
ide untuk bunuh diri sampai percobaan bunuh diri
Dan gejala-gejala tersebut menetap selama minimal 2 minggu
Pembagian depresi sendiri menurut PPDGJ III (Pedoman Diagnosa Gangguan jiwa)

1. Depresi Ringan
2. Depresi Sedang
3. Depresi Berat
4. Depresi dengan Psikotik (halusinasi dan waham)

Yang bisa menentukan psikolog atau psikiatri berdasarkan anamnesis terhadap pasien dan atau keluarga pasien

Tugas kita adalah mendeteksi dini adakah di sekitar kita yang terkena..

Atau jangan-jangan.. Ada yang pernah depresi? Atau malah ada yang sedang depresi?

Dalam skema itu, orang yang tadinya status mentalnya normal, lalu mendapat stressor dia jadi down, bila dalam masa singkat ia bisa kembali mengatasi, maka jiwanya kembali sehat

Tapi bila tidak.. Ya dia jatuh pada depresi..

Nah.. Sekarang pertanyaannya, kenapa ada orang yang bisa jatuh dari down state ke depresi?
Atau ada yang bisa jadi depresi dan ada yang bisa jadi normal kembali dengan 
stressor yang sama?
Ini saya kopas ya, saya satukan aja faktor yang bisa meningkatkan risiko menderita depresi dan faktor yang memicu depresi yaitu:

-Memiliki riwayat keluarga kelainan kesehatan mental, seperti gangguan kecemasan, gangguan makan, atau gangguan stres pascatrauma (PTSD)

-Penyalahgunaan alkohol atau obat terlarang

-Beberapa ciri kepribadian, seperti rendah diri, ketergantungan, kritis dengan diri sendiri atau pesimistik

-Penyakit kronis atau serius, seperti kanker, stroke, nyeri kronis , atau penyakit jantung

-Kejadian traumatik atau yang dapat membuat stress, seperti kekerasan seksual, kematian, atau kehilangan orang yang dicintai atau masalah keuangan

-Memiliki hubungan darah dengan penderita depresi, gangguan bipolar,
alkoholisme , atau percobaan bunuh diri

Faktor-faktor lain seperti biokimia juga bisa menjadi penyebab
Buat kita sebagai orang tua.. Ada hal penting dalam pengasuhan anak-anak kita..

Ada aspek-aspek perkembangan yang bisa menjadi hambatan bila tidak diperhatikan :

1. Attachment
Attachment atau ikatan antara orang tua dan anak, mesti dibangun sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan, dilanjutkan dengan menyusui dst
Kelekatan ini menjadi sumber rasa aman dan nyaman bagi anak di kemudian hari

2. Inisiatif
Kemampuan, kemandirian anak-anak mengambil keputusan perlu diasah sejak dini
Ajak anak berpikir solutif dan menjadi
 problem solver

3.Kontrol diri
Perlu dilatih melalui aturan-aturan, adab di rumah dan di luar rumah

Oya, sekilas info saja ini sih

Dalam bahasa Arab terdapat sejumlah kata yang mengandung makna-makna sedih ini. Di antaranya, huzn, iktiyab, jaz’, faz.
Semua kata ini mengandung makna sedih sekalipun bervariasi tingkat
berat dan ringannya. 
Huzn berarti
kesedihan, 
iktiyab kesediahan
yang berat dan mendalam, dan 
jaz sedih berkeluh kesah.

Depresi itu iktiyab.. Bahasa Indonesia ga punya padanannya ya :smiley:

Kalau kesedihan wajar, karena wajar dan manusiawi banyak disebut dalam al Qur’an

Huzn setidaknya digunakan dalam Alquran sebanyak 42 kali.

Misalnya dalam surat al-Baqarah ayat 38, “Maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku maka tidak ada atas mereka ketakutan dan tidaklah mereka bersedih,”

Al-Araf
ayat 35,
“Maka barangsiapa yang bertakwa dan berbuat baik, maka
tidak ada ketakutan atas mereka dan tidaklah mereka bersedih,”

Ali Imran ayat 139, “Dan janganlah kamu merasa rendah dan jangan merasa sedih dan kamu adalah orang-orang yang paling tinggi (mulia) jika kamu beriman.”

Ada pula kisah kesedihan Nabi, bedanya kisah beliau menjadi ibroh dan beliau mashum ya

Sebagai manusia, Nabi saw. pernah merasa sangat sedih sehingga seolah-olah hendak bunuh diri karena penduduk Makkah menolak beriman.

Hal ini diterangkan dalam surat asy-Syuara ayat 3,
“Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu karena mereka tidak beriman.

Dalam hadis sahih juga diterangkan bahwa pada masa terputusnya wahyu, Nabi saw. sangat sedih karena cemas Allah telah meninggalkannya. Begitu beratnya kesedihan yang dialami Nabi pada waktu itu sehingga ia merasa hendak mencampakkan dirinya dari jabal Kubis.

Ketika isteri Nabi, Khadijah dan pamannya, Abu Thalib meninggal dalam waktu berdekatan, Nabi saw. pergi ke Thaif mengharap kalau keluarganya yang tinggal di sana ada yang menyambut dan meringankan beban batinnya. Ternyata, di sana Nabi saw. diusir dan dilempari. Nabi kehilangan dua orang yang selalu membelanya dan menenangkan hatinya menghadapi tantangan dan ancaman dari pihak Quraisy.

Keadaan itu sangat memukul batin Nabi saw. sehingga tahun itu disebut `am al-huzn (tahun dukacita)

Tambahan kalau islam sih insya Allah sudah sangat antisipatif ya untuk penyakit depresi

Apalagi Allah menurunkan Al Qur’an sebagai obat bagi jiwa :heart_eyes:

Diskusi …
A: 1.Assalamualaikum. Mau nanya Bu. Ada temen sekerja dulu. Kasusnya begini.ketika dia berada dilingkungan kerja keadaan dia sudah cemas, nggak ada semangat, panas dingin badannya tapi ketika dia pulang ke Bandung kebetulan orang Bandung dia wajar-wajar saja, semangat lagi hidupnya. Apa itu 
phobia atau depresi? Bahkan sampai keluar dari kerja dan skrg usaha mandiri di Bandung dan berhasil.
(Hari Santoso, penangkar jambu kristal/gapoktan,bogor)

A: 1.Baik saya coba jawab ya.. Itu bukan depresi, karena depresi dialami sepanjang waktu
Sepertinya lebih ke 
anxiety disorder ya, Pak,  atau gangguan cemas
Fobia juga ketakutan berlebihan tanpa sebab, sepertinya teman Pak Hari ada sebabnya
Misal karena bos, atau tidak nyaman dengan pekerjaan dll

Q: 2. Baby blues itu termasuk depresi juga kah??? (Dewi Sri Untar, Godang Kupi Gayo Lues,Blangkejeren Aceh)

A: 2.Tidak Kakak.. Baby blues bukan depresi, tapi bila berkepanjangan tidak teratasi dikhawatirkan menjadi depresi dan butuh bantuan profesional
Saya ada slide tentang 
baby blues ini tapi mesti oprek-oprek dulu.. Menurut statistik baby blues 80 % dialami ibu pascasalin

Depresi pascasalin hanya 2%

A: 3.apakah depresi bisa menyebabkan seseorang tidak bisa membuka matanya?
ini di alami oleh salah seorang sahabat saya, dia bermasalah dengan suaminya. Berpisah karena pihak ke tiga. Menurut dia karena ilmu pelet yang di kirim 
wil suaminya karena katanya dia sudah ke dokter dan tidak ada masalah dengan matanya. Kalau menurut saya dia depresi dan menangis berlebihan (maaf klo Salah). menurut dokter bagaimana?
(Nelly,NelQ Dimsum,Bandung)

Q: 3.Wallahua’lam ya.. Saya harus periksa langsung Ibu..
Yg pasti depresi ada hubungannya dengan 
psikosomatis (tekanan psikis yang muncul dalam gejala fisik) seperti gangguan pencernaan, gangguan tidur, gemetar, keringat dingin, berdebar-debar dll.. Tapi kalau mata sih.. Blum nemu

Q: 4.salam bu… mau tanya… dari sisi medis apakah ada depresi massal dalam konteks masyarakat yang sakit.. misal rasa tertekan secara terus menerus karena tarif dasar listrik naik, lapangan pekerjaan makin sedikit karena diserbu TKA, persaingan usaha yang tidak adil dll ? berkorelasikah depresi massal ini dengan angka bunuh diri yang tinggi akhir-akhir ini?
(Ekha,Yogurth Bandung,Ogan Ilir)

A: 4. Wah.. Mbak Ekha mantap banget.. Iya.. Yang tengah diwaspadai saat ini depresi massal itu Mbak
Di zaman serba instan, fitnah merajalela, ujian ekonomi, eskalasi politik meningkat , masa depan serba tdk jelas.. Begitulah..
Maka tugas kita td :
 DETEKSI DINI
Kalau orang-orang stres.. Masuk ke
 Down grade lalu dia menarik diri dari lingkungan selama 2 minggu atau lebih.. Waspadai..
Iya.. Tapi kalau gejala-gejala depresif berat, apalagi ke arah menyakiti diri sendiri dan orang lain, sebelum 2 minggu sudah bisa dicurigai mbak
Ohya.. Kalau sekedar menarik diri, bunuh diri, skala kecil, tapi kalau dia jadi impulsif, pemarah, anarkis, ini yang bahaya untuk lingkungan sekitar

A: 5. Siapa saja yang berpeluang terkena depresi?
(Latifah,sambel pecel/pisang bolen/pastry,magetan)

A: 5. Siapa saja punya peluang Mbak Lathifah. .
Muda, tua, laki2, perempuan, mapan ataupun ekonomi lemah
Hanya secara statistik angka depresi lebih banyak pd wanita, lalu banyak pula pada lansia karena penyakit kronis
Dan ada orang yg lebih beresiko seperti yang memiliki faktor genetik, pengguna narkoba, memiliki saudara dengan gangguan jiwa, adanya katidakstabilan zat 
neurotransmitter dll
Itu teorinya

Q : 6. Jika sudsh dalam tahap stress agar tidak berlanjut ke tahap depresi..adakah makanan yang bisa membuat kita jadi lebih relax?

A : Okelah.. Ada kabarnya makanan yg bs mengurangi stres, Coklat

Stres itu tidak perlu dihilangkan Mbak.. Cukup Dikelola saja
Alihkan masalah penyebab stress

Ya di antaranya.. Tapi jangsn lari dari masalah loh mbak.” Hadapi dengan senyuman”,  kata Aa gym

Insya Allah masing-masing di sini punya tips mengelola stres ya.. Yang pasti mah kembali pada Allah.. Perbanyak sujud

Enak jadi muslim mah punya channel curhat 24 jam.. Yang tidak tidur tidak mengantuk : ALLAH

Depresi adalah masalah kejiwaan, yang bisa terkena siapa saja. Depresi bila tidak diatasi merugikan secara jangka panjang maupun pendek. Semakin lama terdeteksi atau menunda terapi, akan semakin lama proses recovery-nya

Maka teman-teman deteksi dini diri teman-teman, keluarga dan sahabat serta orang-orang terdekat.

Mulai hari ini
– Berhenti meremehkan depresi

– Jadilah pendengar aktif bahasa Inggrisnya active listener, bukan hanya listener apalagi sekedar hear

– Rujuk ke tempat terapi profesional bila ada yang terdeteksi depresi

*Hear itu mendengar sambil lalu, listen itu bahasa indonesia setara menyimak mungkin ya

Dan terapi depresi ini selain obat, ada pula terapi perilaku dan kognitif.. Minimal selama 1 bulan

Demikian dari saya.. Semoga Allah menjaga kita dari sesak dada kesedihan
Allahumma inni a’uudzu bika minal hammi wal hazan

Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan.. Mudah-mudahan bermanfaat dan tidak puas

Iklan